<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Krismansyah&#039;s Corner</title>
	<atom:link href="http://krismansyah.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://krismansyah.wordpress.com</link>
	<description>sebuah sudut yang penuh dengan warna</description>
	<lastBuildDate>Mon, 23 Jan 2012 01:56:16 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='krismansyah.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Krismansyah&#039;s Corner</title>
		<link>http://krismansyah.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://krismansyah.wordpress.com/osd.xml" title="Krismansyah&#039;s Corner" />
	<atom:link rel='hub' href='http://krismansyah.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Kelas Bermain</title>
		<link>http://krismansyah.wordpress.com/2010/10/30/kelas-bermain/</link>
		<comments>http://krismansyah.wordpress.com/2010/10/30/kelas-bermain/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 30 Oct 2010 07:51:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>krismansyah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Personal]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://krismansyah.wordpress.com/?p=293</guid>
		<description><![CDATA[Sejak bergabung dengan Kelas Bermain ini, gua sadar bahwa posisi gua enggak aman. Tanggal 11 Oktober, untuk pertama kalinya gua menginjakan kaki di Kelas Bermain. Sebagai anak baru, gua diwajibkan untuk tandom. Apa itu tandom? Okeh, jujur gua juga enggak tau artinya. Yang pasti, waktu itu gua kayak anak ilang. Sendirian, melihat orang-orang muda sibuk [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=krismansyah.wordpress.com&amp;blog=4366301&amp;post=293&amp;subd=krismansyah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">Sejak bergabung dengan Kelas Bermain ini, gua sadar bahwa posisi gua enggak aman. </span></span></p>
<p><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">Tanggal  11 Oktober, untuk pertama kalinya gua menginjakan kaki di Kelas Bermain. Sebagai anak baru, gua diwajibkan untuk tandom. Apa itu tandom? Okeh, jujur gua juga enggak tau artinya. Yang pasti, waktu itu gua kayak anak ilang. Sendirian, melihat orang-orang muda sibuk bekerja. Hingga akhirnya gua diminta mendekat kepada seorang lelaki yang bertampang ramah. Gua liatin bagaimana dia ngelakuin setiap tugas yang diberikan. Dari awal sampai akhir. Lalu gua diajrin pelan-pelan bagaimana mengerjakan pekerjaan ini.</span></span></p>
<p><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">Setiap kali dia ngejelasin, gua mengangguk takzim, seolah-olah mengerti. </span></span></p>
<p>“<span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">Jadi, lo mesti idupin dulu komputernya, masuk ke new account, masukin password, nah disana nanti ada data-data yang mesti lo kerjain. Ngerti?” kata dia.</span></span></p>
<p>“<span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">Paham, Bang.” Gua menjawab dengan tegas.</span></span></p>
<p><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">Tige menit kemudian.</span></span></p>
<p>“<span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">Bang, ehm….. tadi gimana? Setelah hidupin komputer, terus masukin password. terus masuk ke mana?” Gua sangat polosnya.</span></span></p>
<p><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">Untung aja dia dengan sabar membimbing gua, dan bukannya berkata, “Masuk ke sumur, Kris.”</span></span></p>
<p><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">Setelah tiga jam lebih kayak orang idiot, akhirnya gua sadar, ternyata gua enggak sendirian. Masih ada orang idiot lainnya. Rano dan Dewi. Kedua orang tersebut juga anak baru. Kami sama-sama baru tandom. Bedanya, Dewi udah 3 hari, Rano udah 4 hari, sedangkan gua baru 1 hari.  Dewi berbadan sangat besar, Rano sedikit seram, sedangkan gua kurus kering.</span></span></p>
<p><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">Sesaat sebelum istirahat, kami bertiga menghadap Supervisor. Biasa, ditanya macem-macem. Dites pemahamannya tentang pekerjaan ini. Dewi memaparkan dengan sangat sempurna, gua menjelaskan dengan biasa-biasa saja dan Rano menjelaskan dengan gagu. </span></span></p>
<p>“<span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">Kamu kan tandom udah empat  hari, masak belum paham juga? Liat tuh kris, baru satu hari aja udah lumayan,” kata Supervisor kepada Rano.</span></span></p>
<p><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">Sayap gua tiba-tiba keluar, terbang ke angkasa. Tapi sejujurnya gua enggak suka dibanding-bandingin, enggak enak sama Rano.</span></span></p>
<p><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">Keesokan harinya,  gua sudah diberikan password dan dipercayakan untuk mulai bekerja. Begitu pula dengan Dewi dan Rano.</span></span></p>
<p><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">Gua duduk dia area work station dengan sangat gugupnya. Supervisor memperhatikan gua dengan seksama. Gua nyalain komputer. Muncul desktop background. Gua gerak-gerakin mouse.</span></span></p>
<p><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">Gugup.</span></span></p>
<p><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">Supervisor menatap gua.</span></span></p>
<p><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">Hening.</span></span></p>
<p>“<span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">Pak, ehm…. setelah muncul desktop, kita klik apa?” Gua bertanya yang mana langsung disambut dengan pelototan galak. </span></span></p>
<p>“<span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">Kamu sudah siap belum? Kalo belum mending hari ini tandom aja lagi. Saya enggak mau kamu terjebak dalam pemahaman yang kurang menyeluruh.”</span></span></p>
<p><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">Karena enggak mau disuruh tandom lagi. Gua menggerak-gerakan mouse dengan cepat, sambil berpikir.</span></span></p>
<p>“<span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">Oh, saya ingat, masuk ke new aacount, masukin password. Ya Allah, kenapa tadi lupa yah? Ck, ck, ck. . . . sungguh aneh.”</span></span></p>
<p><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">Supervisor langsung minggat, ninggalin gua.</span></span></p>
<p><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">Yang paling kasihan Rano. Nampaknya Supervisor belum percaya banget nyerahin tugas ini ke Rano. Berkali-kali Mr. Supervisor bilang, “Kalo kamu belum mengerti juga, bisa-bisa kamu saya balikin ke vendor.”</span></span></p>
<p><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">Seperti yang udah gua sebutkan di atas, Rano ini berbadan tinggi, tampangnya lumayan sangar. Sedikit mirip preman, tapi suaranya tipis. Kadang, kalo dia ngomong, enggak terdegar di telinga. Nah, itu gua enggak ngerti, suara Rano yang emang terlalu pelan atau gua yang udah mulai budeg.</span></span></p>
<p><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">Beberapa hari kemudian Dewi resign. Gua enggak tau apa alasannya.</span></span></p>
<p><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">Dari hasil perbincangan gua dengan beberapa orang. Diketahui bahwa sistem dari Kelas Bermain ini sangat kejam. Beberapa bulan sekali pasti aja ada yang dikeluarin, alasannya enggak bisa memenuhi target. Beginilah sistem kapitalisme. Karyawan bener-bener di push abis-abisan sama korporasi. Kalo kinerja lo bagus, lo dibayar mahal. Kalo lo enggak bisa memenuhi target, siap-siap ditendang. Bahkan, setiap harinya, Supervisor ngebuat rekap performance. Untuk yang lima terbawah, dikasih keterangan: POTENSI SP. Kalau dalam bahasa sederhananya: hati-hati, besok lo bakal dikeluarin!</span></span></p>
<p><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">Dengan sistem yang seperti itu, wajar saja enggak ada yang bertahan lama di Kelas Bermain ini. Yang paling lama Anwar, dia ampir dua tahun di sini. Tapi sempet dikeluarin  sekitar 9 bulan. Dia dipanggil lagi, karena emang Kelas Bermain membutuhkan banyak orang.</span></span></p>
<p><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">Untunglah gua masih berada di level trainee. Kompetisinya enggak seberat yang ada di level senior.</span></span></p>
<p><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">Gua teringat kata-kata Supervisor, “Kamu selama tiga bulan ini masa percobaan dulu. Nanti kalo misalnya bagus dilanjut sampai satu tahun.”</span></span></p>
<p><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">Kenyataannya, Supervisor gua itu berdusta. Hari jum’at kemarin Rano dikeluarin gara-gara dianggap memiliki performance yang jelek. Enggak bisa memenuhi target. Sebenarnya Rano enggak salah, lagian dia kan anak baru, baru tiga minggu gitu loh. Dalam tahap penyesuaian begitu. Kurang bijaksana rasanya kalau dia langsung ditendang begitu saja. Seharusnya dia diberikan kesempatan dulu untuk beradabtasi, untuk belajar lebih giat lagi. Nanti kalo misalnya sudah tiga bulan dan belum ada perkambangan baru deh boleh dikeluarin. </span></span></p>
<p><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">Mana kata-kata yang dulu, “KAMU SELAMA TIGA BULAN INI MASA PERCOBAAN DULU. NANTI KALO MISALNYA BAGUS DILANJUT SAMPAI SATU TAHUN.”</span></span></p>
<p><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">Alah gombal, ini baru tiga minggu udah ditendang! </span></span></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/krismansyah.wordpress.com/293/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/krismansyah.wordpress.com/293/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/krismansyah.wordpress.com/293/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/krismansyah.wordpress.com/293/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/krismansyah.wordpress.com/293/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/krismansyah.wordpress.com/293/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/krismansyah.wordpress.com/293/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/krismansyah.wordpress.com/293/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/krismansyah.wordpress.com/293/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/krismansyah.wordpress.com/293/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/krismansyah.wordpress.com/293/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/krismansyah.wordpress.com/293/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/krismansyah.wordpress.com/293/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/krismansyah.wordpress.com/293/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=krismansyah.wordpress.com&amp;blog=4366301&amp;post=293&amp;subd=krismansyah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://krismansyah.wordpress.com/2010/10/30/kelas-bermain/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f1751b99643f1ff306c1e7bd879b8eaf?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">krismansyah</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Pemilu Kadal Depok</title>
		<link>http://krismansyah.wordpress.com/2010/10/17/pemilu-kadal-depok/</link>
		<comments>http://krismansyah.wordpress.com/2010/10/17/pemilu-kadal-depok/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 17 Oct 2010 11:34:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>krismansyah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Aspirasi]]></category>
		<category><![CDATA[depok]]></category>
		<category><![CDATA[pemilu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://krismansyah.wordpress.com/?p=290</guid>
		<description><![CDATA[Bisa jadi, politik makin lama makin membosankan. Mungkin saja saking membosankannya, rakyat sudah antipati terhadap urusan politik. Buat apa ikut-ikutan pesta kalau akhirnya yang mendapat untung hanya mereka yang dipilih saja. Nanti, misalnya kalau sudah jadi pemimpin, lupa akan janjinya sendiri. Lagu lama! Tanggal 16 Oktober kemarin mungkin menjadi hari yang menentukan bagi kota Depok. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=krismansyah.wordpress.com&amp;blog=4366301&amp;post=290&amp;subd=krismansyah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Bisa jadi, politik makin lama makin membosankan. Mungkin saja saking membosankannya, rakyat sudah antipati terhadap urusan politik. Buat apa ikut-ikutan pesta kalau akhirnya yang mendapat untung hanya mereka yang dipilih saja. Nanti, misalnya kalau sudah jadi pemimpin, lupa akan janjinya sendiri. Lagu lama!</p>
<p>Tanggal 16 Oktober kemarin mungkin menjadi hari yang menentukan bagi kota Depok. Setidaknya buat lima tahun ke depan.</p>
<p>Pemilu Kepala Daerah kali ini enggak semeriah yang gua bayangkan. Sepi. Mulai dari saat kampanye maupun pas hari pencoblosan. Sebagai pesta demokrasi, rasanya kurang afdol. Mana warna-warna cerah?  Mana hiruk pikuknya? Di mana rakyat yang seharusnya menyambut tanggal 16 dengan suka cita?</p>
<p>Mending golput.</p>
<p>Dari dua minggu sebelum pencoblosan, gua sendiri sudah berniat mau golput. Bukan gua enggak peduli terhadap konstalasi politik dan perubahan kota Depok. Gua sangat peduli malah. Cuman, gua enggak tertarik dengan muka-muka lama yang ada di bursa calon pemimpin. Tiga dari empat kandidat, isinya wajah-wajah lama yang sudah sangat gua hafal. Track recordnya udah sama-sama kita tahu. Visi-misinya ngambang. Sekalinya ada wajah baru, mereka dari kalangan independen. Kasihan. Kalau misalnya calon yang dari kalangan indepeden menang, bisa dibantai nanti di DPRD. Enggak ada dukungan dari partai politik manapun. Roda pemerintahannya juga  enggak akan berjalan dengan lancar. Pasti akan banyak godaan. Apalagi kalau melihat latar belakang calon wakil walikota dari kalangan independen, rasanya kurag meyakinkan.</p>
<p>Karena enggak enak dipanggil-panggil mulu sama Pak RT, akhirnya gua dateng juga ke TPS 30. Dari rumah, gue udah ngebawa kartu pemilih.</p>
<p>Bener-bener sepi.</p>
<p>Gua menyerahkan kartu pemilih, dicatat namanya, diberikan surat suara, tanpa telebih dahulu menunggu langsung masuk ke dalam bilik, membuka surat suara, melihat-lihat foto para kandidat. Amboi, mereka semua tersenyum manis.</p>
<p>Cukup lama, gua mengamati foto mereka.</p>
<p>Setelah puas, gua lipat kembali surat suara. Memasukannya ke dalam kotak besar. Kelingking gua lalu dimasukan ke dalam tutup botol air mineral yang penuh dengan tinta biru.</p>
<p>Gua pun lalu pulang ke rumah tanpa mencoblos foto kandidat manapun.</p>
<p>nb: Siapa pun yang memimpin Depok lima tahun ke depan, pokoknya dia harus amanah. Harus ingat kalo ada kematian setelah kehidupan. Harus ingat kalau nanti di alam sana ada yang namanya padang masyhar. Harus ingat kalo gerak-geriknya selalu diawasi Allah.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/krismansyah.wordpress.com/290/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/krismansyah.wordpress.com/290/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/krismansyah.wordpress.com/290/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/krismansyah.wordpress.com/290/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/krismansyah.wordpress.com/290/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/krismansyah.wordpress.com/290/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/krismansyah.wordpress.com/290/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/krismansyah.wordpress.com/290/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/krismansyah.wordpress.com/290/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/krismansyah.wordpress.com/290/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/krismansyah.wordpress.com/290/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/krismansyah.wordpress.com/290/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/krismansyah.wordpress.com/290/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/krismansyah.wordpress.com/290/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=krismansyah.wordpress.com&amp;blog=4366301&amp;post=290&amp;subd=krismansyah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://krismansyah.wordpress.com/2010/10/17/pemilu-kadal-depok/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f1751b99643f1ff306c1e7bd879b8eaf?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">krismansyah</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Di Penghujung Ramadhan</title>
		<link>http://krismansyah.wordpress.com/2010/09/08/di-penghujung-ramadhan/</link>
		<comments>http://krismansyah.wordpress.com/2010/09/08/di-penghujung-ramadhan/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 08 Sep 2010 10:25:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>krismansyah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Personal]]></category>
		<category><![CDATA[krismansyah puasa]]></category>
		<category><![CDATA[ramadhan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://krismansyah.wordpress.com/?p=287</guid>
		<description><![CDATA[Rasa-rasanya agak malu juga mengklaim diri sebagai pemenang di hari nan fitri nanti. Karena jujur saja, apa yang saya lakukan selama bulan Ramadhan ini belumlah terlalu maksimal. Saya memang berpuasa, tapi bisa jadi hanya sebatas menahan lapar dan dahaga saja. Harus diakui, kalau mata ini masih suka melihat yang tak semestinya. Tangan suka melakukan yang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=krismansyah.wordpress.com&amp;blog=4366301&amp;post=287&amp;subd=krismansyah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Rasa-rasanya agak malu juga mengklaim diri sebagai pemenang di hari nan fitri nanti. Karena jujur saja, apa yang saya lakukan selama bulan Ramadhan ini belumlah terlalu maksimal. Saya memang berpuasa, tapi bisa jadi hanya sebatas menahan lapar dan dahaga saja. Harus diakui, kalau mata ini masih suka melihat yang tak semestinya. Tangan suka melakukan yang tak seharusnya. Kaki suka melangkah ke tempat yang lebih banyak menimbulkan mudaratnya. Mulut masih suka mengeluarkan kata-kata yang menyayat hati orang lain. Telinga mendengar hal-hal yang tak patut di dengar.</p>
<p>Maka, hanya satu yang saya pinta di penghujung Ramadhan ini.</p>
<p>”Ya Allah panjangkan umur hamba dan pertemukan kembali hamba pada bulan Ramadhan tahun depan.”</p>
<p>Berhubung saat ini saya sedang berpuasa, saya yakin para malaikat akan mengamini doa saya tersebut.</p>
<p>Amiiiiiin.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/krismansyah.wordpress.com/287/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/krismansyah.wordpress.com/287/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/krismansyah.wordpress.com/287/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/krismansyah.wordpress.com/287/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/krismansyah.wordpress.com/287/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/krismansyah.wordpress.com/287/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/krismansyah.wordpress.com/287/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/krismansyah.wordpress.com/287/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/krismansyah.wordpress.com/287/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/krismansyah.wordpress.com/287/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/krismansyah.wordpress.com/287/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/krismansyah.wordpress.com/287/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/krismansyah.wordpress.com/287/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/krismansyah.wordpress.com/287/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=krismansyah.wordpress.com&amp;blog=4366301&amp;post=287&amp;subd=krismansyah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://krismansyah.wordpress.com/2010/09/08/di-penghujung-ramadhan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f1751b99643f1ff306c1e7bd879b8eaf?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">krismansyah</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Peduli Ikon Kota</title>
		<link>http://krismansyah.wordpress.com/2010/08/19/peduli-ikon-kota/</link>
		<comments>http://krismansyah.wordpress.com/2010/08/19/peduli-ikon-kota/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 19 Aug 2010 07:26:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>krismansyah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Aspirasi]]></category>
		<category><![CDATA[17 Juli – 17 September 2010]]></category>
		<category><![CDATA[LombaBlogDepok]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://krismansyah.wordpress.com/?p=283</guid>
		<description><![CDATA[Saya ingin bicara tentang belimbing. Sebagai seorang yang lahir dan dibesarkan di Depok, saya sangat mencintai kota ini, termasuk belimbingnya. Belimbing di mata saya bukan hanya sekedar buah, tetapi sebuah ikon. Sebuah tanda, sebuah ciri khas, sebuah kebanggaan tersendiri yang menunjukan bahwa Depok juga memiliki komoditas hortikultura yang bisa diandalkan baik secara kompetitif maupun komparatif. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=krismansyah.wordpress.com&amp;blog=4366301&amp;post=283&amp;subd=krismansyah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><!-- 		@page { margin: 2cm } 		P { margin-bottom: 0.21cm } --></p>
<p lang="en-US"><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">Saya ingin bicara tentang belimbing.</span></span></p>
<p lang="en-US"><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">Sebagai seorang yang lahir dan dibesarkan di Depok, saya sangat mencintai kota ini, termasuk belimbingnya. Belimbing di mata saya bukan hanya sekedar buah, tetapi sebuah ikon. Sebuah tanda, sebuah ciri khas, sebuah kebanggaan tersendiri yang menunjukan bahwa Depok juga memiliki komoditas hortikultura yang bisa diandalkan baik secara kompetitif maupun komparatif.</span></span></p>
<p lang="en-US"><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">Bila kita tengok sejarahnya, belimbing Depok atau yang lebih dikenal dengan nama belimbing Dewa adalah hasil karya dari seorang petani bernama Bapak H. Usman Mubin. Buah berwarna kuning keemasan ini bukan hanya banyak mengandung vitamin A dan C, tetapi ditengarai dapat dijadikan sebagai obat herbal untuk mengobati kencing manis, hipertensi dan lain-lain. Dengan keungggulan seperti itu, tidak mengherankan apabila pemerintah kota menetapkan belimbing Dewa sebagai ikon kota Depok yang harus dikembangkan lebih jauh lagi.</span></span></p>
<p lang="en-US"><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">Namun sayangnya di masyarakat Depok sendiri saya menemukan banyak orang acuh tak acuh terhadap komoditas unggulan yang satu itu. Ketika ditanya mengenai ikon kota, mereka menjawab tidak tahu. Saya pun bingung harus menyalahkan siapa? Sosialisasi dari pemerintahkah yang belum optimal atau memang masyarakat yang tidak peduli?</span></span></p>
<p lang="en-US"><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">Adalah Ibu Hj. Asri Mulyanita, seorang yang lekas menghancurkan praduga saya mengenai ketidakpedulian masyarakat mengenai buah belimbing. Melalui koperasi Andalusia yang diketuainya, Ibu. Hj. Asri Mulyanita mencoba membentuk kelompok binaan yang terdiri dari para petani belimbing. Beliau memberikan penyuluhan agar para petani lebih bisa mengoptimalkan belimbing.</span></span></p>
<p lang="en-US"><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">Beliau tidak hanya menaruh perhatian pada belimbing dengan grade A saja, tetapi juga menaruh perhatian yang sama besar terhadap belimbing grade C. Belimbing grade C yang selama ini kerap dipandang sebelah mata karena kualitasnya yang kurang baik, ternyata menyimpan potensi yang cukup bagus untuk dijadikan aneka ragam bahan pangan seperti misalnya manisan belimbing, saus, dodol dan selai.</span></span></p>
<p lang="en-US"><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">Perlahan namun pasti, pemberdayaan petani belimbing yang dilakukan oleh ibu dua orang anak yang juga menjabat sebagai ketua DPC IWAPI Depok ini menuai hasil positif. Setelah menggelar perlombaan hasil olahan belimbing grade C di Margo City pada bulan Mei yang lalu, para petani belimbing yang ada dibawah binaan koperasi Andalusia yang beliau pimpin mendapat tawaran dari kementerian Usaha Kecil dan Menengah untuk mengikuti pameran di Assembly Hall Jakarta Convention Center.</span></span></p>
<p lang="en-US"><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">Kepedulian Hj. Asri Mulyanita terhadap belimbing setidaknya bisa dijadikan contoh bahwa pengembangan ikon kota bukan hanya tanggung jawab pemerintah saja, melainkan tanggung jawab kita semua sebagai masyarakat Depok.</span></span></p>
<p lang="en-US"><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">Selamat ulang tahun kota Depok. Semoga belimbing dapat benar-benar menjadi sumber daya lokal yang mampu mengharumkan nama kota Depok baik secara nasional maupun internasional.</span></span></p>
<p lang="en-US">
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/krismansyah.wordpress.com/283/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/krismansyah.wordpress.com/283/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/krismansyah.wordpress.com/283/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/krismansyah.wordpress.com/283/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/krismansyah.wordpress.com/283/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/krismansyah.wordpress.com/283/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/krismansyah.wordpress.com/283/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/krismansyah.wordpress.com/283/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/krismansyah.wordpress.com/283/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/krismansyah.wordpress.com/283/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/krismansyah.wordpress.com/283/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/krismansyah.wordpress.com/283/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/krismansyah.wordpress.com/283/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/krismansyah.wordpress.com/283/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=krismansyah.wordpress.com&amp;blog=4366301&amp;post=283&amp;subd=krismansyah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://krismansyah.wordpress.com/2010/08/19/peduli-ikon-kota/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f1751b99643f1ff306c1e7bd879b8eaf?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">krismansyah</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Mereka Berbicara Tentang Kesuksesan</title>
		<link>http://krismansyah.wordpress.com/2010/07/23/mereka-berbicara-tentang-kesuksesan/</link>
		<comments>http://krismansyah.wordpress.com/2010/07/23/mereka-berbicara-tentang-kesuksesan/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 23 Jul 2010 03:01:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>krismansyah</dc:creator>
				<category><![CDATA[coretan]]></category>
		<category><![CDATA[sukses]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://krismansyah.wordpress.com/?p=280</guid>
		<description><![CDATA[Beberapa waktu yang lalu gua mengadakan sebuah riset kecil-kecilan yang bersifat sangat tidak ilmiah. Riset ini dilakukan dengan metode meng-sms beberapa responden yang dipilih secara random (ini kalo ketauan Pak Gembong bisa diomelin gua, mana ada coba riset pake metode SMS?) Untuk lebih jelasnya simak postingan di bawah ini. Cekidot. Pertanyaan. “Guys, tolong dijawab pertanyaan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=krismansyah.wordpress.com&amp;blog=4366301&amp;post=280&amp;subd=krismansyah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><!-- 		@page { margin: 2cm } 		P { margin-bottom: 0.21cm } --></p>
<p lang="en-US"><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">Beberapa waktu yang lalu gua mengadakan sebuah riset kecil-kecilan yang bersifat sangat tidak ilmiah. Riset ini dilakukan dengan metode meng-sms beberapa responden yang dipilih secara random (ini kalo ketauan Pak Gembong bisa diomelin gua, mana ada coba riset pake metode SMS?) Untuk lebih jelasnya simak postingan di bawah ini. Cekidot.</span></span></p>
<p lang="en-US">
<p lang="en-US"><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">Pertanyaan.</span></span></p>
<p lang="en-US">
<p lang="en-US">“<span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">Guys, tolong dijawab pertanyaan dari riset kecil2an ini. KESUKSESAN DITENTUKAN OLEH APA?”</span></span></p>
<p lang="en-US">
<p lang="en-US"><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">Jawaban dari mereka pun beraneka ragam. Ada yang sangat complicated dan ada juga yang simple namun tetap mengena pada apa yang sedang ditanyakan.</span></span></p>
<p lang="en-US">
<p lang="en-US"><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">***</span></span></p>
<p lang="en-US">
<p lang="en-US"><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">Aphik :</span></span></p>
<p lang="en-US">“<span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">Pola pikir dan cara bekerja seseorang dan tidak lupa ide cemerlang yang dia aplikasikan.”</span></span></p>
<p lang="en-US"><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">Gua&#8211;<span style="font-family:Wingdings;">à</span>Oke, terima kasih, setidaknya elu adalah orang yang sangat sigap dalam membalas sms gua. Walaupun gua ngirimnya malem. Lo udah menjadi orang pertama yang ngejawab.</span></span></p>
<p lang="en-US">
<p lang="en-US"><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">Fauzi:</span></span></p>
<p lang="en-US">“<span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">Kemauan. Kesabaran. Kejujuran.”</span></span></p>
<p lang="en-US"><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">Gua&#8211;<span style="font-family:Wingdings;">à</span> Pertanyaan selanjutnya: apakah lo punya kesabaran? Apakah lo punya kejujuran dan apakah lo punya kemauan? Dia jawab, kemauan enggak ada, tapi kemaluan ada. Cuman satu-satunya, tapi gede.</span></span></p>
<p lang="en-US">
<p lang="en-US"><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">Eneng:</span></span></p>
<p lang="en-US">“<span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">ALLAH SWT hahahahaha. krj kras n ju2r dh..hohohohoho.”</span></span></p>
<p lang="en-US"><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">Gua&#8211;<span style="font-family:Wingdings;">à</span> Aduh, kayaknya gua salah milih responden. Cengengesan mulu nih anak.</span></span></p>
<p lang="en-US">
<p lang="en-US"><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">Chrisna:</span></span></p>
<p lang="en-US">“<span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">Kesuksesan dtentukan bgaimana qt mnjalankan suatu proses dlm mlakukan sesuatu hal yg ingin qt capai. Chrisna.”</span></span></p>
<p lang="en-US"><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">Gua&#8211;<span style="font-family:Wingdings;">à</span> Be te we, ini nomor lo juga? </span></span></p>
<p lang="en-US">
<p lang="en-US"><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">Oky:</span></span></p>
<p lang="en-US">“<span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">Kemauan n keyakinan. Plus bantuan Tuhan. Hehe.”</span></span></p>
<p lang="en-US"><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">Gua&#8211;<span style="font-family:Wingdings;">à</span> Jawaban lo udah tepat, Ki. Tapi tolong ‘hehe’nya ditiadakan. Mengurangi bobot jawaban. Jadinya terkesan enggak serius.</span></span></p>
<p lang="en-US">
<p lang="en-US"><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">Narobby:</span></span></p>
<p lang="en-US">“<span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">Oleh mimpi yg berbahan bakar semangat. Direalisasikan dengan kerja keras, beruntung, krn berdoa dan berjiwa besar dalam menerima hasil baik atau buruk. Sorry kalo jawaban gw agk sok tau bro. Hehehe.”</span></span></p>
<p lang="en-US"><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">Gua&#8211;<span style="font-family:Wingdings;">à</span> Enggak papa, Bi. Gua tau lo emang sok tau. Tapi jawaban lo keren. Hampir menyentuh semua aspek yang dibutuhkan untuk menjadi seseorang yang sukses. Bisnis gimana? Lancar? Spanduk yang gua bikinin udah dipajang belom?</span></span></p>
<p lang="en-US">
<p lang="en-US"><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">Marwaji:</span></span></p>
<p lang="en-US">“<span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">Sapa nh?”</span></span></p>
<p lang="en-US"><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">Gua&#8211;<span style="font-family:Wingdings;">à</span> Anjrit sombong banget siah. Krismansyah. </span></span></p>
<p lang="en-US">“<span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">Oh, sori nomer lo gak gw save. Tadi apa dah pertanyaannya lo?”</span></span></p>
<p lang="en-US"><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">Gua&#8211;<span style="font-family:Wingdings;">à</span> Garuk-garuk meja sambil ngirim ulang SMS pertanyaan.</span></span></p>
<p lang="en-US">“<span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">Kalo menurut gw mah kesuksesan ntu sabar n selalu berpikir positip serta doa yg ikhlas.”</span></span></p>
<p lang="en-US"><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">Gua&#8211;<span style="font-family:Wingdings;">à</span> Kalo udah juragan yang ngomong, gua diem aja dah. Enggak lama hp gua bunyi. Ada SMS. Masih dari Marwaji.</span></span></p>
<p lang="en-US">“<span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">Gan. Pinjem buku2 marketing downk bwt reperensi TA. Hehehehe.”</span></span></p>
<p lang="en-US"><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">Gua&#8211;<span style="font-family:Wingdings;">à</span>Mending lo sabar, selelu berpikir positif dan berdoa supaya TA lo cepet kelar. Soalnya gua enggak punya buku marketing. Ke perpus sana!</span></span></p>
<p lang="en-US">
<p lang="en-US"><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">Rian:</span></span></p>
<p lang="en-US">“<span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">Visi yang jelas.”</span></span></p>
<p lang="en-US"><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">Gua&#8211;<span style="font-family:Wingdings;">à</span> Masaoloh. Jur, lo itu sarjana ekonomi. Lulusan dari IPB pula. Masak jawabannya gitu doang. Masak jawaban lo kayak iklan rokok.</span></span></p>
<p lang="en-US">
<p lang="en-US"><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">Satrio:</span></span></p>
<p lang="en-US">“<span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">Usaha.”</span></span></p>
<p lang="en-US"><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">Gua&#8211;<span style="font-family:Wingdings;">à</span> Cerdas. Jawaban lo sangat CERDAS. Terharu gua mendengarnya. Jadi engak papa ya kalo nyolong, ngerampok, nyopet. NAMANYA JUGA USAHA!</span></span></p>
<p lang="en-US">
<p lang="en-US"><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">Zeni:</span></span></p>
<p lang="en-US">“<span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">ditentukan oleh tcapai atw gak-nya goals yg dah qt tentukan sblmnya. Jadi sblm qt meraih sukses, qt harus punya patokan trtentu, dmana titik qt bs disebut sukses. Karna kalo gada goals, sukses pun akan terasa “ngambang”/gak jelas mw dijudge sukses tuh sebelah mananya. Gt! Ngerti gak c mxd gw! Hahaha.”</span></span></p>
<p lang="en-US"><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">Gua&#8211;<span style="font-family:Wingdings;">à</span> Kalo pake pendekatan ilmu manajemen, pendapat lo ini yang paling tepat. Tapi gua kok agak kurang suka ya lo make istilah ‘mengambang’ jadi mengingatkan gua akan sesuatu yang juga mengambang. Btw, pendapat ini pasti lo colong dari boss lo di kantor? Gak mungkin Zeni mempunyai pendekatan manajemen yang cukup bagus. Pake ngebawa-bawa goals segala lagi.</span></span></p>
<p lang="en-US">
<p lang="en-US"><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">Leni:</span></span></p>
<p lang="en-US">“<span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">Ksombongan. Sory gw gak punya plz. Leni.”</span></span></p>
<p lang="en-US"><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">Gua&#8212;<span style="font-family:Wingdings;">à</span> Kesombongan? Eh, lo enggak punya pulsa? Mau gua beliin yang goceng, ceban atau goban enggak? Tapi abis itu bayar dua kali lipet ya.</span></span></p>
<p lang="en-US">
<p lang="en-US"><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">Irma:</span></span></p>
<p lang="en-US">“<span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">Kmampuan mmbaca stuasi dan memilih strategi.”</span></span></p>
<p lang="en-US"><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">Gua&#8211;<span style="font-family:Wingdings;">à</span> Kalo membaca nasib dan memilih dukun gua tau.</span></span></p>
<p lang="en-US">
<p lang="en-US">
<p lang="en-US"><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">Eta:</span></span></p>
<p lang="en-US">“<span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">Tntukan oleh kerja keras.”</span></span></p>
<p lang="en-US"><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">Gua&#8211;<span style="font-family:Wingdings;">à</span> Sebauh pendapat yang sangat sederhana dan GUA JUGA TAU KALO ITU MAH! Hehehehehe.</span></span></p>
<p lang="en-US">
<p lang="en-US"><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">Rendhy:</span></span></p>
<p lang="en-US">“<span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">Oleh diri lo sendiri.”</span></span></p>
<p lang="en-US"><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">Gua&#8211;<span style="font-family:Wingdings;">à</span> Jawaban lo enggak salah, Ren. Cuman gua mikir aja, anak UGM kok kualitasnya cuman sampe ‘oleh diri lo sendiri’. Kalo begitu doang nenek-nenek skizofrenia juga tau. Dan yang paling gua pertanyakan adalah: lo sebenernya percaya Tuhan enggak sih?</span></span></p>
<p lang="en-US">
<p lang="en-US"><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">Nadia:</span></span></p>
<p lang="en-US">“<span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">Kris, hr ni kt tak jd sidang paripurna, kt cepi kt bsk. jd ntr ga ush dtng. bsk aja.”</span></span></p>
<p lang="en-US"><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">Gua&#8211;<span style="font-family:Wingdings;">à</span> Heh???</span></span></p>
<p lang="en-US">
<p lang="en-US"><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">Febrina:</span></span></p>
<p lang="en-US">“<span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">Kesungguhan. Alias manjadda wajadda, spa yg sguh2, mk akn sukses. Baik sguh2 dlm b’ush, doa n tawakal. Hmm, btw suatu kehormatan bg w seorg krismansyah btnya ttg sesuatu ke w hehehe. bwt apa crish?</span></span></p>
<p lang="en-US"><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">Gua&#8211;<span style="font-family:Wingdings;">à</span> Iseng.</span></span></p>
<p lang="en-US">
<p lang="en-US"><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">Ashar:</span></span></p>
<p lang="en-US">“<span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">Ditentukan oleh garis tangan.. Haha.. Kemauan ingn brubah… Mis, dr miskin mw jd kaya, dr malez jd rajin… Y gt dh…”</span></span></p>
<p lang="en-US"><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">Gua&#8211;<span style="font-family:Wingdings;">à</span> Padahal gua udah suka lo bilang ditentukan oleh garis tangan. Kalo benar begitu, gua bakalan ngoperasi tangan gua. Nanti gua suruh si dokter buat garis tangan gua sama dengan garis tangan Bill Gates.</span></span></p>
<p lang="en-US">
<p lang="en-US">
<p lang="en-US"><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">***</span></span></p>
<p lang="en-US">
<p lang="en-US"><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">Dari beberapa responden ternyata ada satu orang yang bersikap kritis dengan menanyakan ada tujuan apa gerangan dibalik riset ini. Sepertinya dia sudah mencium ada suatu gelagat yang tak wajar. Dia melihat ada udang di balik batu, ada cabe di balik combro, dan ada teri di balik peyek. Sesungguhnya gua hanya ingin membuat kita sejenak berkontemplasi dan bertanya pada diri kita sendiri. Sebenernya sukses itu apa? Gimana caranya biar gua bisa sukses? Apa yang menentukan sukses atau tidaknya seseorang?</span></span></p>
<p lang="en-US">
<p lang="en-US"><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">Berangkat dari sana gua harap apa yang sudah kalian jawab bukan hanya sekedar kata-kata kosong yang indah namun tak berarti apa-apa. Itu pendapat kalian. Enggak ada benar ataupun salah. Yang paling penting. Cepat implementasikan!</span></span></p>
<p lang="en-US">
<p lang="en-US"><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">Dalam riset ini gua sengaja memilih responden yang hampir semuanya berada di masa peralihan antara dunia perkuliahan ke dunia kerja. Gua yakin ini adalah masa-masa yang sangat sulit. Kesuksesan itu enggak datang dalam sehari atau dua hari. Seperti kata Chrisna, ‘kesuksesan itu ditentukan bagaimana kita menjalankan suatu proses dalam melakukan sesuatu hal yang ingin kita capai.’ Sekali lagi kita butuh proses. Terkadang kita selalu takut dengan kegagalan. Tau bedanya pecundang dan pemenang? Pecundang langsung menyerah begitu dihantam satu kegagalan, sedangkan pemenang menaklukan ratusan kegagalan.</span></span></p>
<p lang="en-US">
<p lang="en-US"><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">Nah, kalo kalian sedang tidak bersemangat mengejar cita-cita. Baca kembali postingan ini. Baca pendapat yang telah kalian buat. Mudah-mudahan bisa menjadi bahan bakar yang baik.</span></span></p>
<p lang="en-US">
<p lang="en-US">
<p lang="en-US"><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">Terima kasih atas partisipasinya. Sampai jumpa di lain kesempatan.</span></span></p>
<p lang="en-US">
<p lang="en-US">
<p lang="en-US">
<p lang="en-US">
<p lang="en-US">
<p lang="en-US">
<p lang="en-US">
<p lang="en-US">
<p lang="en-US">
<p lang="en-US">
<p lang="en-US">
<p lang="en-US">
<p lang="en-US">
<p lang="en-US">
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/krismansyah.wordpress.com/280/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/krismansyah.wordpress.com/280/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/krismansyah.wordpress.com/280/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/krismansyah.wordpress.com/280/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/krismansyah.wordpress.com/280/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/krismansyah.wordpress.com/280/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/krismansyah.wordpress.com/280/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/krismansyah.wordpress.com/280/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/krismansyah.wordpress.com/280/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/krismansyah.wordpress.com/280/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/krismansyah.wordpress.com/280/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/krismansyah.wordpress.com/280/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/krismansyah.wordpress.com/280/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/krismansyah.wordpress.com/280/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=krismansyah.wordpress.com&amp;blog=4366301&amp;post=280&amp;subd=krismansyah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://krismansyah.wordpress.com/2010/07/23/mereka-berbicara-tentang-kesuksesan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f1751b99643f1ff306c1e7bd879b8eaf?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">krismansyah</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Balada Video Persis Artis #1</title>
		<link>http://krismansyah.wordpress.com/2010/07/11/balada-video-persis-artis-1/</link>
		<comments>http://krismansyah.wordpress.com/2010/07/11/balada-video-persis-artis-1/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 11 Jul 2010 12:05:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>krismansyah</dc:creator>
				<category><![CDATA[coretan]]></category>
		<category><![CDATA[artis]]></category>
		<category><![CDATA[balada]]></category>
		<category><![CDATA[persis]]></category>
		<category><![CDATA[Video]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://krismansyah.wordpress.com/?p=276</guid>
		<description><![CDATA[Al kisah, kasus video persis artis sudah memasuki babak baru. Tanpa ada yang menduga sebelumnya, Cut Nori, salah seorang artis papan atas yang wajahnya diyakini muncul di salah satu video hot alias panas alias pedes, sudah ditetapkan sebagai salah satu tersangka oleh pihak yang berwenang. Apabila selama beberapa pekan ini ia hanya ditemani oleh sang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=krismansyah.wordpress.com&amp;blog=4366301&amp;post=276&amp;subd=krismansyah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><!-- 		@page { margin: 2cm } 		P { margin-bottom: 0.21cm } --></p>
<p lang="en-US"><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">Al kisah, kasus video persis artis sudah memasuki babak baru. Tanpa ada yang menduga sebelumnya, Cut Nori, salah seorang artis papan atas yang wajahnya diyakini muncul di salah satu video hot alias panas alias pedes, sudah ditetapkan sebagai salah satu tersangka oleh pihak yang berwenang. Apabila selama beberapa pekan ini ia hanya ditemani oleh sang suami pergi ke kantor polisi. Sekarang, dengan status barunya sebagai tersangka, ia semakin terpojok. Ia merasa membutuhkan seorang pengacara. Setelah berdiskusi dengan beberapa paranormal kondang, lalu pergilah di ke kantor pengacara Bang Napitupulu. </span></span></p>
<p lang="en-US">
<p lang="en-US"><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">Cut Nori: Saya butuh bantuan abang.</span></span></p>
<p lang="en-US">
<p lang="en-US"><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">Bang Napitupulu: Kenapa kamu baru datang sekarang, di saat semuanya sudah semakin kacau.</span></span></p>
<p lang="en-US">
<p lang="en-US"><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">Cut Nori: Maaf, Bang Kemarin saya kira masalahnya akan cepat selesai.</span></span></p>
<p lang="en-US">
<p lang="en-US"><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">Bang Napitupulu: Dengan selalu mengelak?</span></span></p>
<p lang="en-US">
<p lang="en-US"><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">Cut Nori: Iya.</span></span></p>
<p lang="en-US">
<p lang="en-US"><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">Bang Napitupulu: By the way, beneran lo yang ada di video itu?</span></span></p>
<p lang="en-US">
<p lang="en-US"><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">Cut Nori: Ehm, kasih tau enggak yah?</span></span></p>
<p lang="en-US">
<p lang="en-US"><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">Bang Napitupulu: *wajah mupeng, terbayang-bayang tubuh molek di video yang ia hujat abis-abisan di layar televisi, tapi hampir setiap malam dia tonton*</span></span></p>
<p lang="en-US">
<p lang="en-US"><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">Cut Nori: Saya ngaku, Bang.</span></span></p>
<p lang="en-US">
<p lang="en-US"><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">Bang Napitupulu: Jadi itu beneran lo?</span></span></p>
<p lang="en-US">
<p lang="en-US"><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">Cut Nori: Saya, Bang.</span></span></p>
<p lang="en-US">
<p lang="en-US"><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">Bang Napitupulu: Saya benar-benar kecewa.</span></span></p>
<p lang="en-US">
<p lang="en-US"><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">Cut Nori: Waktu itu saya lagi mabok, jadinya enggak bisa berpikir secara rasional.</span></span></p>
<p lang="en-US">
<p lang="en-US"><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">Bang Napitupulu: Kebanyakan minum bir?</span></span></p>
<p lang="en-US">
<p lang="en-US"><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">Cut Nori: Makan tape, Bang.</span></span></p>
<p lang="en-US">
<p lang="en-US"><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">Cut Nori, sang suami dan Bang Napitupulu mengobrol sampai malam, menyusun scenario untuk membersihkan nama sang artis yang sudah ternoda.</span></span></p>
<p lang="en-US">
<p lang="en-US"><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">Cut Nori: Terus gimana nih, Bang.</span></span></p>
<p lang="en-US">
<p lang="en-US"><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">Bang napitupulu: Udah kamu ngaku aja di depan publik. </span></span></p>
<p lang="en-US">
<p lang="en-US"><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">Cut Nori: Heh? Enggak berani ah, gue. Malunya cingggg.</span></span></p>
<p lang="en-US">
<p lang="en-US"><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">Bang Napitupulu: Cepat atau lambat masyarakat pasti akan tau. Kamu belom ngaku aja, masyarakat udah yakin, pasti dan sure kalo cewek yang ada di video itu kamu!</span></span></p>
<p lang="en-US">
<p lang="en-US"><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">Cut Nori: Jadi saya ngaku nih?</span></span></p>
<p lang="en-US">
<p lang="en-US"><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">Bang Napitupulu: Ngaku aja, enggak papa. Besok kita konfrensi pers. Panggil semua infotainment gossip, kita kumpulin mereka di sini.</span></span></p>
<p lang="en-US">
<p lang="en-US"><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">Cut Nori: Aduh, saya bingung. Besok kira-kira ngomongnya gimana?</span></span></p>
<p lang="en-US">
<p lang="en-US"><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">Bang Napitupulu: Yang pasti elu jangan kebanyakan ngomong. Ungkapkan yang penting-penting aja. Biar enggak keserempet kata, nanti gue tulisin deh apa aja yang mesti lo omongin. Lo tinggal baca doang.</span></span></p>
<p lang="en-US">
<p lang="en-US"><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">Cut Nori: Abang baik banget sih.</span></span></p>
<p lang="en-US">
<p lang="en-US"><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">Bang Napitupulu: Inget yah, besok waktu konfrensi pers lo harus terlihat begitu menyesal, kalo bisa lo nangis sejadi-jadinya. Tunjukin ke masyarakat luas kalo lo bener-bener depresi.</span></span></p>
<p lang="en-US">
<p lang="en-US"><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">Cut Nori: Saya enggak bisa nangis. </span></span></p>
<p lang="en-US">
<p lang="en-US"><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">Bang Napitupulu: Gimana sih, lo kan pernah main sinetron, masak akting nangis aja enggak bisa?</span></span></p>
<p lang="en-US">
<p lang="en-US"><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">Cut Nori: Moodnya harus dapet dulu. Nah, buat dapetin moodnya biasanya saya harus bertapa dulu di puncak gunung pangrango.</span></span></p>
<p lang="en-US">
<p lang="en-US"><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">Bang Napitupulu; Ribet! Ya udah besok gue bawain bawang merah, nanti sebelom konfrensi press, lo iris-iris dulu tuh bawang.</span></span></p>
<p lang="en-US">
<p lang="en-US"><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">Cut Nori: Tradisional banget sih.</span></span></p>
<p lang="en-US">
<p lang="en-US"><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">Bang Napitupulu: Emang ada cara lain?</span></span></p>
<p lang="en-US">
<p lang="en-US"><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">Cut Nori: Jejelin aja saya kecoa, entar juga saya nangis ketakutan.</span></span></p>
<p lang="en-US">
<p lang="en-US"><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">Malam yang sibuk. Seusai berdialog. Cut Nori pulang ke rumah, ditemani sang suami tentu saja. Sementara itu, Bang Napitupulu sibuk telpon sana-sini, menghubungi wartawan infotainment. </span></span></p>
<p lang="en-US">
<p lang="en-US"><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">Bang Napitupulu: Halo? Bener ini dengan kantor Was-Was?</span></span></p>
<p lang="en-US">
<p lang="en-US"><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">Orang Disebrang sana: Bukan.</span></span></p>
<p lang="en-US"><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">Bang Napitupulu: Jangan bercanda deh, udah malam nih. Ini benerkan dengan kantor redaksi Was-Was?</span></span></p>
<p lang="en-US">
<p lang="en-US"><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">Orang Disebrang Sana: Bukan.</span></span></p>
<p lang="en-US">
<p lang="en-US"><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">Bang Napitupulu: Saya cepek nih, ini kantor Was-Was kan?</span></span></p>
<p lang="en-US">
<p lang="en-US"><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">Orang Disebrang Sana: NGEYEL BANGET! INI PANTI PIJET TAU! BUKAN KANTOR WAS-WAS.</span></span></p>
<p lang="en-US">
<p lang="en-US"><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">Bang Napitupulu: Sorri, Pak. Sorri….</span></span></p>
<p lang="en-US">
<p lang="en-US"><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">Bang Napitupulu kembali memencet-mencet nomor telepon.</span></span></p>
<p lang="en-US">
<p lang="en-US"><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">Bang Napitupulu: Halo dengan Silet?</span></span></p>
<p lang="en-US">
<p lang="en-US"><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">Orang Disebrang Sana: Material Berkah Maju, Om.</span></span></p>
<p lang="en-US">
<p lang="en-US"><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">Bang Napitupulu: Jadi bukan kantor Silet?</span></span></p>
<p lang="en-US">
<p lang="en-US"><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">Orang Disebrang Sana: Material. Om mau pesen apa? Batako? Semen? Pasir?</span></span></p>
<p lang="en-US">
<p lang="en-US"><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">Acara telpon-telponan selesai dua jam kemudian. Walaupun lelah dirasakan oleh semua anggota tubuhnya, Bang Napitupulu tetap melanjutkan bekerja. Kali ini dia mngetik naskah pidato permintaan maaf yang besok akan dibacakan oleh Cut Nori di Jalan Pegangsaa Timur nomor. 56 Kota Jakarta. Eh, ngaco… ngaco… ngaco nih alamatnya.</span></span></p>
<p lang="en-US">
<p lang="en-US"><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">Waktu bergulir dengan sangat cepatnya. Perasaan baru aja ngeliat bulan, eh si mentari udah muncul lagi. Hari ini akan menjadi sejarah bagi Cut Nori. Dia akan mengakui dosa-dosanya di depan publik. Sangat sulit, tetapi harus Cut Nori lakukan untuk memperbaiki nama baiknya yang sudah hancur berantakan bagai diinjek-injek kuda. Cot Nori mengawali hari ini dengan menonton film drama romantis. Dia berharap cerita cinta di dalam film akan menenyentuh perasaannya yang terdalam, akan membuat dia melankolis dan gampang menangis. Tetapi 3 DVD sudah ditonton, tak kunjung dia menangis. Cerita film-film tersebut dinilai cupu. Lalu pegilah dia ke dapur. Di sana dia baru bisa menangis. Air mata tak kunjung berhenti mengalir dari kedua pelupuk matanya yang indah. Sambil ngiris bawang, Cut Nori menangis sesenggrukan.</span></span></p>
<p lang="en-US">
<p lang="en-US"><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">Jam Sepuluh tepat. Meja sudah disusun dengan rapi, Bang Napitupulu sudah siap, begitu pula dengan Cut Nori dan sang suami. Kamera, perekam suara, mikrofon, semua benda-benda itu memenuhi salah satu ruangan yang ada di kantor pengacara Bang Napitupulu. Wartawan sudah siap siaga.</span></span></p>
<p lang="en-US">
<p lang="en-US"><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">Oknum Wartawan: Ada yang kurang nih? *tereak”</span></span></p>
<p lang="en-US">
<p lang="en-US"><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">Bang Napitupulu: Apa?</span></span></p>
<p lang="en-US"><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">Okmum Wartawan: Beseknya mana?</span></span></p>
<p lang="en-US">
<p lang="en-US"><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">Bang Napitupulu: Enak aja lo minta besek, emangnya lo kira ini pengajian orang meninggal!</span></span></p>
<p lang="en-US">
<p lang="en-US"><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">Sambil berbisik ke Cut Nori, Bang Napitupulu berkata.</span></span></p>
<p lang="en-US">
<p lang="en-US"><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">Bang Napitupulu; Inget ya, entar lo kudu, wajib, harus nangis. </span></span></p>
<p lang="en-US">
<p lang="en-US"><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">Cut Nori: Oke, Bang.</span></span></p>
<p lang="en-US">
<p lang="en-US"><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">Bang Napitupulu: Nangis sekenceng-kencengnya.</span></span></p>
<p lang="en-US">
<p lang="en-US"><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">Cut Nori: Siap.</span></span></p>
<p lang="en-US">
<p lang="en-US"><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">Bang Napitupulu: Nangis aja yang lepas, anggep lo main di sebuah sinetron, lo jadi seorang anak yang dianiyaya sama ibu tirinya.</span></span></p>
<p lang="en-US">
<p lang="en-US"><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">Cut Nori: Berangkat Bang.</span></span></p>
<p lang="en-US">
<p lang="en-US"><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">Bang Napitupulu: Nangis ya.</span></span></p>
<p lang="en-US">
<p lang="en-US"><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">Cut Nori: Ehm.</span></span></p>
<p lang="en-US">
<p lang="en-US"><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">Bang Napitupulu: Nangis….</span></span></p>
<p lang="en-US">
<p lang="en-US"><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">Cut Nori: NANGISNYA BOLEH SAMBIL NGELEMPAR MANGKOK KE MUKA ABANG????</span></span></p>
<p lang="en-US">
<p lang="en-US"><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">Ambil nafas, hembuskan. Begitu kira-kira yang dilakukan oleh Cut Nori menjelang detik-detik pengakuan dosanya. Cut Nori lalu mengambil selembar kertas naskah pidato yang telah dibuat oleh Bang Napitupulu semalaman suntuk. Dengan perlahan, dia membacanya.</span></span></p>
<p lang="en-US">
<p lang="en-US"><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">Cut Nori: Assalamualaikum warohmatullohi wabarokatuh.</span></span></p>
<p lang="en-US">
<p lang="en-US"><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">Audience: Wasalamualaikum warohmatullohi wabarokatuh.</span></span></p>
<p lang="en-US">
<p lang="en-US"><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">Cut Nori: Bapak Presiden Republik Indonesia yang terhormat bersama ibu, Ketua MPR yang terhormat bersama ibu, Ketua DPR yang terhormat bersama ibu, menteri-menteri yang terhormat bersama ibu, Bapak polisi yang terhormat bersama ibu, Bapak RW 08 yang terhormat bersama ibu.…</span></span></p>
<p lang="en-US">
<p lang="en-US"><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">Bang Napitupulu: Nangis, mana nangisnya? (sambil berbisik)</span></span></p>
<p lang="en-US">
<p lang="en-US"><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">Cut Nori : Apa bang? (berbisik juga)</span></span></p>
<p lang="en-US">
<p lang="en-US"><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">Bang Napitupulu: Nangis. (berbisik)</span></span></p>
<p lang="en-US">
<p lang="en-US"><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">Cut Nori: Apaan? (berbisik)</span></span></p>
<p lang="en-US">
<p lang="en-US"><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">Bang Napitupulu: Buruan nangis. Waktunya akting sekarang. (suaranya semakin meninggi)</span></span></p>
<p lang="en-US">
<p lang="en-US"><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">Cut Nori: Heh? ((tak kalah tingginya)</span></span></p>
<p lang="en-US">
<p lang="en-US"><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">Bang napitupulu: NANGIS! (tereak)</span></span></p>
<p lang="en-US">
<p lang="en-US"><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">Mendapat perintah, Cut Nori lalu menangis. Air mata itu tak henti-hentinya mengalir dari pelupuk matanya yang indah. Berderai-derai. Basah. Suaranya putus-putus, tidak begitu jelas. Semua orang yang melihat ikut merasa sedih. Para wartawan ada yang ikut menangis. Sang suami menangis pula merasakan kesedihan isteri tercinta. Bahkan Bang Napitupulu juga ikut menangis. Bang Napitupulu jerit, kakinya keinjek salah satu wartawan yang badannya segede babon.</span></span></p>
<p lang="en-US">
<p lang="en-US">
<p lang="en-US">
<p lang="en-US">
<p lang="en-US"><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">To Be Continue…..</span></span></p>
<p lang="en-US">
<p lang="en-US">
<p lang="en-US">
<p lang="en-US">
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/krismansyah.wordpress.com/276/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/krismansyah.wordpress.com/276/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/krismansyah.wordpress.com/276/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/krismansyah.wordpress.com/276/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/krismansyah.wordpress.com/276/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/krismansyah.wordpress.com/276/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/krismansyah.wordpress.com/276/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/krismansyah.wordpress.com/276/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/krismansyah.wordpress.com/276/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/krismansyah.wordpress.com/276/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/krismansyah.wordpress.com/276/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/krismansyah.wordpress.com/276/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/krismansyah.wordpress.com/276/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/krismansyah.wordpress.com/276/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=krismansyah.wordpress.com&amp;blog=4366301&amp;post=276&amp;subd=krismansyah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://krismansyah.wordpress.com/2010/07/11/balada-video-persis-artis-1/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f1751b99643f1ff306c1e7bd879b8eaf?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">krismansyah</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Oh&#8230;.</title>
		<link>http://krismansyah.wordpress.com/2010/06/14/oh/</link>
		<comments>http://krismansyah.wordpress.com/2010/06/14/oh/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 14 Jun 2010 10:34:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>krismansyah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Personal]]></category>
		<category><![CDATA[Ariel]]></category>
		<category><![CDATA[Cut Tarry]]></category>
		<category><![CDATA[Luna Maya]]></category>
		<category><![CDATA[Mesum]]></category>
		<category><![CDATA[Porno]]></category>
		<category><![CDATA[Video]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://krismansyah.wordpress.com/?p=273</guid>
		<description><![CDATA[Oh, jadi ini toh video yang selama ini dibicarakan. Menurut gua sih cupu, gaya-gaya yang digunakan enggak sememukau video barat yang sering gua amati. Tapi yang aneh bagi gua adalah kelakuan si pemeran cowok (yang katanya mirip Ariel). Masak mau ML aja nyempet-nyempetin make jam tangan. Gaya banget!!! Biar dibilang fashionable gituh?<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=krismansyah.wordpress.com&amp;blog=4366301&amp;post=273&amp;subd=krismansyah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Oh, jadi ini toh video yang selama ini dibicarakan. Menurut gua sih cupu, gaya-gaya yang digunakan enggak sememukau video barat yang sering gua amati. Tapi yang aneh bagi gua adalah kelakuan si pemeran cowok (yang katanya mirip Ariel). Masak mau ML aja nyempet-nyempetin make jam tangan. Gaya banget!!! Biar dibilang fashionable gituh?</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/krismansyah.wordpress.com/273/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/krismansyah.wordpress.com/273/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/krismansyah.wordpress.com/273/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/krismansyah.wordpress.com/273/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/krismansyah.wordpress.com/273/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/krismansyah.wordpress.com/273/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/krismansyah.wordpress.com/273/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/krismansyah.wordpress.com/273/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/krismansyah.wordpress.com/273/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/krismansyah.wordpress.com/273/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/krismansyah.wordpress.com/273/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/krismansyah.wordpress.com/273/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/krismansyah.wordpress.com/273/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/krismansyah.wordpress.com/273/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=krismansyah.wordpress.com&amp;blog=4366301&amp;post=273&amp;subd=krismansyah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://krismansyah.wordpress.com/2010/06/14/oh/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f1751b99643f1ff306c1e7bd879b8eaf?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">krismansyah</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Sembilan Band, Sheila On 7, Incubus</title>
		<link>http://krismansyah.wordpress.com/2010/05/30/sembilan-band-sheila-on-7-incubus/</link>
		<comments>http://krismansyah.wordpress.com/2010/05/30/sembilan-band-sheila-on-7-incubus/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 30 May 2010 06:40:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>krismansyah</dc:creator>
				<category><![CDATA[coretan]]></category>
		<category><![CDATA[Ada bayangmu]]></category>
		<category><![CDATA[drive]]></category>
		<category><![CDATA[incubus]]></category>
		<category><![CDATA[plagiat]]></category>
		<category><![CDATA[Sembilan band]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://krismansyah.wordpress.com/?p=268</guid>
		<description><![CDATA[Udah denger lagu Sembilan band yang berjudul Ada Bayangmu? Udah liat video klipnya belom? Beberapa hari yang lalu, di program musik yang ditayangkan pagi-pagi buta, gua untuk pertama kali mendengarkan lagu tersebut sekaligus melihat video klipnya. Sejak intro awal gua merasakan ada sesuatu yang janggal di lagu itu. Apa ya? Gua terus berpikir dan mencoba [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=krismansyah.wordpress.com&amp;blog=4366301&amp;post=268&amp;subd=krismansyah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Udah denger lagu Sembilan band yang berjudul Ada Bayangmu? Udah liat video klipnya belom?<br />
Beberapa hari yang lalu, di program musik yang ditayangkan pagi-pagi buta, gua untuk pertama kali mendengarkan lagu tersebut sekaligus melihat video klipnya. Sejak intro awal gua merasakan ada sesuatu yang janggal di lagu itu. Apa ya? Gua terus berpikir dan mencoba mencari tahu apa yang janggal gerangan. Intro, bait pertama, bait kedua…. dan gua sadar. Ternyata bagian awal lagu itu mirip banget sama Kisah Klasik Untuk Masa Depan milik Sheila On 7.</p>
<p>Iya, saudara-saudara, Ada Bayangmu memang mirip sekali dengan Kisah Klasik Untuk Masa Depan. Bukan dari notasi musik tetapi juga sampai ke liriknya. Ck, ck, ck, ck… kretaif sekali kau, Nak. Mbok kalo terisnpirasi sama lagu orang jangan diembat semua. Di dunia ini emang enggak ad ide yang orisinil, tapi cara penyampaianya mbok dirubah dikit. Jangan sampe hampir satu bar dihajar semua.</p>
<p>Penasaran, gua coba googling. Gua tulis di mesin pencarian: Sembilan band, Ada Bayangmu.<br />
Enggak lama, muncul hasil pencarian. Kebanyakan ngasih link buat download lagu itu. Hingga mata gua melihat sesuatu yang menarik. Oh, dari Kaskus. Gua klik. Ternyata perihal kemiripan lagu tersebut bukan menjadi sesuatu yang baru, buktinya di web itu, para Kaskuser dengan gayanya yang khas banyak mencaci Sembilan band. Ada yang bilang plagiator, band sampah, band alay, band melayu kampungan, band maho (kalo yang ini gua enggak terlalu paham maksudnya. Emang maho artinya apa yah?). Ada juga yang nulis: kalo mau nyontek, jangan lagu yang udah dikenal dong. Jiplak lagu dari luar negeri, kan enggak banyak orang yang tau. Dari Nigeria, Paraguay atau Afrika Utara gituh!!! Pokoknya pedes-pedes postingannya.</p>
<p>Gua sebagai penikmat musik enggak terlalu bermasalah dengan aliran melayu yang sedang digilai pasar saat ini. Meskipun mendayu-dayu dan bikin ngantuk, gua tetap menghargai mereka. Itu pilihan. Mau bertahan dengan idealisme, atau ikut kata pasar. Tapi kalo udah urusan contek-menyontek, ini dia yang enggak gua suka.</p>
<p>Satu lagi, ketika lo liat video klip Ada Bayangmu dari Sembilan band lo juga akan terperangah dan secara spontan akan berucap, “Alay tenan nih band!!!!”</p>
<p>Perhatikan baik-baik video klipnya dan lo bandingkan dengan video klip Incubus yang judulnya Drive. Mirip!!! Sama (meskipun enggak pake kata persis). Secara konsep video klip Ada Bayangmu emang mirip abis sama Drive. Terutama untuk animasi yang ada di bagian awal lagu. Dari posisi duduk personil band di awal lagu. Di mana sang vokalis duduk di lantai, personil lainnya duduk di atas sofa.</p>
<p>Kalo udah begini gua kasihan sama Incubus. Dulu, intro Drive diambil sama D’Masive untuk lagu Lukaku. Sekarang giliran konsep video klipnya dicuri sama Sembilan band.</p>
<p>Hahahaha *tertawa getir*</p>
<p>Terus maju musik Indonesia!!!</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/krismansyah.wordpress.com/268/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/krismansyah.wordpress.com/268/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/krismansyah.wordpress.com/268/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/krismansyah.wordpress.com/268/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/krismansyah.wordpress.com/268/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/krismansyah.wordpress.com/268/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/krismansyah.wordpress.com/268/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/krismansyah.wordpress.com/268/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/krismansyah.wordpress.com/268/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/krismansyah.wordpress.com/268/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/krismansyah.wordpress.com/268/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/krismansyah.wordpress.com/268/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/krismansyah.wordpress.com/268/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/krismansyah.wordpress.com/268/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=krismansyah.wordpress.com&amp;blog=4366301&amp;post=268&amp;subd=krismansyah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://krismansyah.wordpress.com/2010/05/30/sembilan-band-sheila-on-7-incubus/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f1751b99643f1ff306c1e7bd879b8eaf?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">krismansyah</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Masih Tentang Pejantan Dodol</title>
		<link>http://krismansyah.wordpress.com/2010/05/28/masih-tentang-pejantan-dodol/</link>
		<comments>http://krismansyah.wordpress.com/2010/05/28/masih-tentang-pejantan-dodol/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 28 May 2010 02:50:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>krismansyah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Personal]]></category>
		<category><![CDATA[Krismansyah]]></category>
		<category><![CDATA[Pejantan Dodol]]></category>
		<category><![CDATA[serong]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://krismansyah.wordpress.com/?p=266</guid>
		<description><![CDATA[Rada-rada bingung. Beberapa bulan ini setidaknya gua mencoba mempromosikan serong ke mana-mana. Setiap ketemu temen gua nanya. &#8220;Lo udah baca buku gua yang terbaru&#8230;&#8221; Kalo dia jawab, &#8220;Udah.&#8221; Dengan senang hati gua ngebales, &#8220;Semoga engkau masuk surga, Nak.&#8221; Sedangkan kalo dia jawab, &#8220;Belom&#8230;&#8221; Gua segera tereak, &#8220;RAJAM ORANG ITU!!!&#8221; Terlepas dari itu, gua malah merasa [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=krismansyah.wordpress.com&amp;blog=4366301&amp;post=266&amp;subd=krismansyah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Rada-rada bingung.</p>
<p>Beberapa bulan ini setidaknya gua mencoba mempromosikan serong ke mana-mana. Setiap ketemu temen gua nanya. &#8220;Lo udah baca buku gua yang terbaru&#8230;&#8221;<br />
Kalo dia jawab, &#8220;Udah.&#8221; Dengan senang hati gua ngebales, &#8220;Semoga engkau masuk surga, Nak.&#8221;<br />
Sedangkan kalo dia jawab, &#8220;Belom&#8230;&#8221;<br />
Gua segera tereak, &#8220;RAJAM ORANG ITU!!!&#8221;<br />
Terlepas dari itu, gua malah merasa semakin banyak orang yang kenal gua lewat Pejantan Dodol. Padahal, Pejantan Dodol itu udah terbit dari kapan tahu. Pasti deh ada aja yang ngehubungin gua lewat FB, Blog atau E-mail. Memuji-muji kebodohan gua di Pejantan Dodol. Ini contohnya&#8230;.</p>
<p>Kris&#8230; gue Ardhi, gw dr jakarta. gw dah baca novel lu&#8230;<br />
lucu, menghibur, dan bagus alur cerita nya&#8230;</p>
<p>awal nya gue tertarik dengan crita yang lu di tanya sama bu guru bahasa yang buta aksara&#8230;.. (yang ada di back Cover buku novel lu) akhir nya gue baca novel lu&#8230; walaupun JOKE lu suka rada2 Jayus&#8230;</p>
<p>cuma yang gue heran kok crita yang di belakang kover lu itu ada di dalam novel, tapi setelah itu ga ada klanjut an nya?????</p>
<p>terus berkarya Bro&#8230;</p>
<p>dan buat lah Novel2 yang meghibur kaya &#8220;Pejantan Dodol&#8221; lagi&#8230;.<br />
gue bakal nanti in novel2 lu yg brikut nya&#8230;..</p>
<p>see ya!</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/krismansyah.wordpress.com/266/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/krismansyah.wordpress.com/266/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/krismansyah.wordpress.com/266/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/krismansyah.wordpress.com/266/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/krismansyah.wordpress.com/266/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/krismansyah.wordpress.com/266/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/krismansyah.wordpress.com/266/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/krismansyah.wordpress.com/266/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/krismansyah.wordpress.com/266/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/krismansyah.wordpress.com/266/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/krismansyah.wordpress.com/266/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/krismansyah.wordpress.com/266/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/krismansyah.wordpress.com/266/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/krismansyah.wordpress.com/266/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=krismansyah.wordpress.com&amp;blog=4366301&amp;post=266&amp;subd=krismansyah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://krismansyah.wordpress.com/2010/05/28/masih-tentang-pejantan-dodol/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f1751b99643f1ff306c1e7bd879b8eaf?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">krismansyah</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Gua, Pak Kusno dan Lomba Menulis Artikel</title>
		<link>http://krismansyah.wordpress.com/2010/05/23/gua-pak-kusno-dan-lomba-menulis-artikel/</link>
		<comments>http://krismansyah.wordpress.com/2010/05/23/gua-pak-kusno-dan-lomba-menulis-artikel/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 23 May 2010 05:06:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>krismansyah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Personal]]></category>
		<category><![CDATA[akademi pimpinan perusahaan]]></category>
		<category><![CDATA[APP]]></category>
		<category><![CDATA[Krismansyah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://krismansyah.wordpress.com/?p=264</guid>
		<description><![CDATA[Hari sabtu sekitar dua minggu yang lalu gua diminta sama teman-teman panitia Comfort (jangan tanya gua apa kepanjangannya, gua juga enggak tau) buat jadi juri untuk lomba menulis artikel yang bertema pendidikan. Sebelumnya memang sempat ada perbincangan antara gua dan beberapa orang panitia akan keterlibatan gua di Comfort yang banyak sekali menyajikan berbagai jenis lomba [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=krismansyah.wordpress.com&amp;blog=4366301&amp;post=264&amp;subd=krismansyah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Hari sabtu sekitar dua minggu yang lalu gua diminta sama teman-teman panitia Comfort (jangan tanya gua apa kepanjangannya, gua juga enggak tau) buat jadi juri untuk lomba menulis artikel yang bertema pendidikan. Sebelumnya memang sempat ada perbincangan antara gua dan beberapa orang panitia akan keterlibatan gua di Comfort yang banyak sekali menyajikan berbagai jenis lomba baik eksternal maupun internal kampus Akademi Pimpinan Perusahaan itu. </p>
<p>Awalnya mereka meminta gua untuk jadi juri lomba cerpen. Gua pikir, enggak masalah kalo gua jadi juri cerpen Toh, selama ini gua juga aktif di dalam dunia creative writing. Yang gua bingung, kenapa pas hari sabtu gua dipanggil malah buat jadi juri menulis artikel. Temanya enggak nanggung-nanggung, soal pendidikan!</p>
<p>Sebagai seorang yang harus senantiasa mengabdi pada nusa, bangsa dan agama, gua pun tidak bisa mengelak permintaan itu. Meskipun gua sadar kalo kemampuan gua di bidang tulis-menulis yang agak serius agak kurang. Buat gua menulis esai, tajuk rencana dan esai, sifatnya memang serius dan harus sesuai dengan kaidah-kaidah berbahasa yang baik dan benar. Jauh sekali dengan genre tulisan yang selama ini gua geluti. Iyap, waktu nulis Peantan Dodol ataupun Serong gua enggak perlu memperhatikan segala aturan. Mau nulis, ya udah langsung nulis. Temanya juga ringan. Kalo di Pejantan Dodol, gua cukup banyak bercerita tentang titit, di Serong gua sedikit mengulas tentang kondom. Nah, ini malah disuruh jadi juri buat lomba menulis artikel yang temanya pendidikan. Gimana urusannya, bro?</p>
<p>Yang pertama kali gua lakukan setelah menyanggupi permintaan itu adalah mencari tau definsi artikel. Kan enggak asyik aja kalo gua yang jadi juri menulis artikel enggak tau apa itu definisi artikel. Untung ada Wikipedia, semuanya lancar. Dari definisi, tujuan dan syarat-syarat artikel yang baik berhasil gua kuasai dalam waktu yang cukup singkat Alhamdulillah, ada tambaahan ilmu baru.</p>
<p>Hal paling mengagetkan di hari sabtu yang cukup mendung itu adalah ketika gua mengetahui bahwa gua menjadi juri tidak sendirian. Ternyata ada dua juri yang didaulat. Gua dan Pak Kasno. What? Pak Kasno? Mendengar nama itu gua seperti terlempar ke tiga tahun ke belakang. Waktu itu gua masih tingkat satu dan dia adalah dosen mata kuliah Bahasa Indonesia. </p>
<p>Begini ceritanya.</p>
<p>Pada hari pertama masuk kuliah Bahasa Indonesia, beliau memperkenalkan diri, “Nama saya Pak Kasno. Selain mengajar di APP, saya juga aktif mengajar di beberapa kampus seperti UNAS, Akademi Perawat, dan masih banyak lagi yang tidak bisa saya sebutkan satu per satu. Saya ini jago karate, di UNAS saya yang jadi pelatihnya. Kalo main-main ke UNAS tanya ke semua mahasiswanya, pasti mereka kenal dengan saya. Lihat, ini saya pake sandal!”</p>
<p>Kita semua ngeliat sandalnya, bukan sendal jepit, tapi enggak beda jauh kucelnya.</p>
<p>“Kaki saya masih sakit, gara-gara tanding karate.”</p>
<p>Gilanya, satu minggu kemudian, ketika gua berada di deretan paling depan kelas Bahasa Indonesia untuk yang kedua kalinya, Pak Kasno dengan lantang berbicara,</p>
<p>“Nama saya Pak Kasno. Selain mengajar di APP, saya juga aktif mengajar di beberapa kampus lain seperti UNAS, Akademi Perawat, dan masih banyak lagi yang tidak bisa saya sebutkan satu per satu. Saya ini jago karate, di UNAS saya yang jadi pelatihnya. Kalo main-main ke UNAS tanya ke semua mahasiswanya, pasti mereka kenal dengan saya. Lihat, ini saya pake sandal!”</p>
<p>Kita semua garuk-garuk rambut, perasaan pernah denger deh kalimat macem gini?</p>
<p>“Kaki saya masih sakit, gara-gara tanding karate.”</p>
<p>Bahkan, di pertemuan selanjutnya, Pak Kasno masih menceritakan hal yang serupa. Bilang kalo dia jago karatel, ngajar di banyak kampus, dia yang enggak pake sepatu lantaran kakinya cedera. </p>
<p>Intinya: dia lebih sering ngomongin dirinya sendiri ketimbang ngomongin Satuan Acara Perkuliahan. </p>
<p>Satu-satunya ilmu yang gua dapet dari dia: jangan maen karate, entar kakinya patah!</p>
<p>Hari sabtu itu, gua berdampingan dengan Pak Kasno. Sungguh pengalaman yang mendebarkan. Sebelum acara dimulai, Panitia meminta gua dan Pak Kasno untuk menulis CV yang nanti akan dibacakan dihadapan para peserta lomba.</p>
<p>Jangan pernah membandingkan antara gua dan Pak Kasno lewat CV yang kami tulis. Karena memang jauh berbeda. Pak Kasno sudah menamatkan S1, S2 dan saat ini tengah menempuh pendidikan S3. Nah gua, lulus D3 aja sampe sekarang belum-belum juga. Pengalaman Pak Kasno banyak banget, dari mulai menjadi pembicara di banyak seminar tingkat nasional dan internasional, pimpinan majalah, dosen di banyak tempat, pernah jadi marketing manager untuk perusahaan asuransi, guru karate. Gua? Pengalaman gua apa? Masak harus gua tulis besar-besar: saya pernah jadi juara satu lomba bakyak tingkat RT. Lalu, tulisan-tulisan Pak Kasno sering dimuat di koran lokal maupun nasional. Kualitas tulisannya udah enggak diragukan lagi. Temanya juga pasti menyangkut kaidah berbahasa, tentang bahasa ibu yang saat ini dilupakan. Sangat jauh berbeda dengan tulisan-tulisan gua yang sama sekali enggak berkualitas.</p>
<p>Gua udah ngebayangin aja pas nanti MC membacakan CV kami. Si MC berkata dengan lantang, “Salah satu judul artikel yang dibuat Pak Kasno berjudul ‘Pengaruh Kajian Ilmu Bahasa Yang Komprehensif Terhadap Minat Berbahasa Indonesia Masyarakat Urban’.”<br />
Seluruh peserta bertepuk tangan. Salut terhadap intelijensia Pak Kasno yang meluap-luap.</p>
<p>Tiba giliran CV gua yang dibacakan oleh MC.</p>
<p>“Krismansyah saat ini telah menerbitkan tiga buku, salah satunya berjudul….. Serong!!!!”</p>
<p>Seluruh peserta mendadak ingin ke kamar mandi. Mereka mendadak ingin boker begitu membandingkan ‘Pengaruh Kajian Ilmu Bahasa Yang Komprehensif Terhadap Minat Berbahasa Indonesia Masyarakat Urban’ dengan ‘Serong!’. Yang mana dari segi judul saja sudah kelihatan kapasitas otak masing-masing penulisnya.</p>
<p>Ehm…</p>
<p>Sebenernya masih banyak yang mau gua ceritakan, tapi dari tadi nyokap udah manggil-maggil, nyuruh gua buat ngangkat ikan asin yang lagi dijemur di atas genteng. Lain kali kita sambung lagi. Okeh?</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/krismansyah.wordpress.com/264/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/krismansyah.wordpress.com/264/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/krismansyah.wordpress.com/264/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/krismansyah.wordpress.com/264/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/krismansyah.wordpress.com/264/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/krismansyah.wordpress.com/264/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/krismansyah.wordpress.com/264/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/krismansyah.wordpress.com/264/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/krismansyah.wordpress.com/264/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/krismansyah.wordpress.com/264/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/krismansyah.wordpress.com/264/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/krismansyah.wordpress.com/264/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/krismansyah.wordpress.com/264/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/krismansyah.wordpress.com/264/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=krismansyah.wordpress.com&amp;blog=4366301&amp;post=264&amp;subd=krismansyah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://krismansyah.wordpress.com/2010/05/23/gua-pak-kusno-dan-lomba-menulis-artikel/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f1751b99643f1ff306c1e7bd879b8eaf?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">krismansyah</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
